Menu

Mode Gelap

Tekno & Sains · 1 Apr 2024 19:26 WITA ·

Apa itu Food Cost? Pengertian dan Cara Menghitungnya


 Apa itu Food Cost? Pengertian dan Cara Menghitungnya Perbesar

Apa itu Food Cost? Jika belum mengetahui istilah yang kerap muncul dalam bisnis restoran ini, simak pembahasan lengkapnya berikut.

Istilah Food Cost memang tidak asing lagi bagi mereka yang berkecimpung dalam bisnis restoran atau atau bisnis food and beverage.

Bahkan pemahaman terkait penghitungannya menjadi acuan dalam menghitung harga jual makanan per porsi untuk menaksir keuntungan di tengah persaingan bisnis.

Nah, jika kamu ingin mendalami lebih lanjut, berikut penjelasan tentang apa itu Food Cost yang meliputi pengertian dan cara menghitungnya.

Pengertian Food Cost

Food Cost adalah keseluruhan biaya produksi menu di restoran, kafe, atau hotel yang dikeluarkan untuk mengolah bahan makanan menjadi hidangan yang siap untuk dijual.

Rasio total pembelian bahan makanan dan nilai penjualan hidangan tersebut merupakan salah satu indikator untuk mengetahui keuntungan restoran.

Perhitungan ini umum dilakukan oleh chief cook di mana semakin kecil biaya produksi maka akan semakin besar keuntungan yang didapat pasca penjualan menu.

Istilah Penting dalam Food Cost

Setelah mengetahui pengertiannya, kamu juga perlu mengenal istilah penting dalam Food Cost untuk memantau proses penghitungannya.

  • Recipe Cost atau biaya resep, yaitu biaya untuk semua bahan baku dalam satu set menu.
  • Recipe Sale Price, harga jual resep atau harga yang akan dibayar oleh pelanggan untuk satu set menu.
  • Food Cost Ideal, merupakan persentase Food Cost yang dihitung dari total biaya bahan baku yang digunakan dibagi total penjualan semua set menu.
  • Food Cost Ideal Per Set Menu, biaya resep yang dibagi dengan harga jual resep.
  • Food Cost Aktual, yaitu persentase Food Cost yang memperhitungkan persediaan awal dan akhir.
  • Food Cost Aktual Per Set Menu, adalah Food Cost Ideal per set menu atau Harga Pokok Penjualan (HPP) per set menu.

Cara Menghitung Food Cost

Cara untuk menghitungnya bisa dilakukan dengan menggunakan rumus dasar untuk Food Cost Ideal dan Food Cost Aktual.

Nantinya, persentase keduanya akan dilihat sebagai perbandingan terkait ketersediaan bahan baku di awal dan akhir.

Berikut rincian cara menghitung Food Cost melalui contoh hidangan kentang goreng per sajian menu.

1. Food Cost Ideal

Untuk memudahkan pemahaman, berikut cara menghitung Food Cost Ideal menu kentang goreng.

A. Biaya Resep

Dalam satu set menu kentang goreng, akan muncul contoh biaya resep sebagai berikut.

  • Harga French Fries Rp27.000/kg, untuk kebutuhan per set menu hanya menggunakan 200 gram dengan total biaya Rp 5.400 ((Rp 27.000/1.000 gram) x 200 gram)
  • Harga saus sambal Rp 10.000/kg, untuk kebutuhan dalam satu menu hanya 10 gram dengan total biaya per set menu Rp 100 ((Rp 10.000/1.000 gram) x 10 gram).
  • Jadi, Biaya Resep satu set menu French Fries adalah Rp 5.400 + Rp 100 = Rp 5.500.

B. Persentase Food Cost Ideal

Misalnya, satu porsi kentang goreng dengan biaya resep di atas ditetapkan harga jualnya Rp 20.000 per set menu.

  Rumus Food Cost Ideal = (Biaya Resep : Harga Jual Resep) x 100%

Artinya, persentase Food Cost Ideal yaitu (Rp 5.500 : Rp 20.000) x 100% = 27,5%.

2. Food Cost Aktual

Sedangkan untuk menghitung Food Cost Aktual, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini sebagai acuan.

  Rumus Food Cost Aktual = (HPP : Total Nilai Penjualan) x 100%

A. HPP Per Set Menu

  Rumus HPP = Nilai Persediaan Awal + Pembelian Persediaan – Nilai Persediaan Akhir

Masih menggunakan contoh menu kentang goreng, misalnya ada persediaan awal sejumlah 1 kg kentang goreng mentah dan 500 gram saus sambal.

Harga kentang goreng  Rp 27.000 dab harga saus sambal Rp 5.000/500 gram.

Maka nilai persediaan awal = Rp 27.000 + Rp 5.000 = Rp 32.000.

Jika persediaan selama periode satu bulan memiliki 15 kg kentang goreng mentah dan 10 kg saus sambal, makan total pembelian bahan bakunya yaitu sebagai berikut.

Total pembelian persediaan = (Rp 27.000 x 15 kg) + (Rp 10.000 x 10 kg) = Rp 505.000.

Di luar pembelian, ternyata restoran masih memiliki persediaan akhir berupa 3 kg kentang goreng mentah dan 5 kg saus sambal.

Maka, nilai persediaan akhir = (Rp 27.000 x 3 kg) + (Rp 10.000 x 5 kg) = Rp 131.000.

Jadi, HPP per set menu = Rp 32.000 + Rp 505.000 – Rp 131.000 = Rp 406.000.

B. Total Nilai Penjualan

Untuk total nilai penjualan, penghitungannya berdasarkan data total penjualan satu set menu dalam periode satu bulan.

Katakanlah untuk menu kentang goreng seharga Rp 20.000 tadi, laku terjual 50 porsi dalam kurun waktu satu bulan.

Maka, total nilai penjualan = Rp 20.000 x 50 porsi = Rp 1.200.000.

Jadi jika sesuai rumus, maka penghitungan Food Cost Aktual adalah sebagai berikut.

Food Cost Aktual = (Rp 406.000 : Rp 1.200.000) x 100% = 33,83%.

Implikasi Perbandingan Food Cost Ideal dan Food Cost Aktual Aktual

Dengan melihat persentase Food Cost Aktual yang melebihi Food Cost Ideal, nilai ini menjadi bukti adanya pemborosan persediaan bahan baku.

Oleh karena itu, penting bagi pelaku bisnis F&B untuk memperhatikan nilai HPP secara berkala demi meminimalisir nilai persentase Food Cost Aktual sebagai langkah penghematan.

Demikianlah informasi lengkap mengenai apa itu Food Cost, pengertian dan cara menghitungnya untuk memudahkan pemahaman.

Setelah memahami apa itu Food Cost, kamu akan bisa menjalankan bisnis F&B melalui perhitungan yang tepat terkait ketersediaan bahan hingga nilai jual per menu.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Author

Baca Lainnya

4 Rekomendasi HP Vivo 5G Terbaik dengan Kualitas Premium

15 Juni 2024 - 14:54 WITA

Rekomendasi HP Vivo 5G Terbaik dengan Spek Dewa dan Kualitas Premium

Info Pendaftaran Universitas Muhammadiyah Kendari, Ini Jadwalnya

8 Juni 2024 - 21:12 WITA

Pendaftaran Universitas Muhammadiyah Kendari

Pendaftaran STMIK Bina Bangsa Kendari Tahun 2024, Ini Jurusan Pavoritnya

2 Mei 2024 - 20:33 WITA

Pendaftaran STMIK Bina Bangsa Kendari

Pendaftaran Mahasiswa Baru STIKES Pelita Ibu Kendari, Jadwal & Syaratnya

2 Mei 2024 - 04:43 WITA

Pendaftaran Mahasiswa Baru STIKES Pelita Ibu Kendari

Aplikasi Jual Pulsa dan Token Listrik Termurah (Update 2024)

30 April 2024 - 18:51 WITA

Aplikasi Jual Pulsa dan Token Listrik Termurah

Apa itu Order Taker? Pengertian, Tugas dan Fungsinya

31 Maret 2024 - 05:13 WITA

Order Taker
Trending di Tekno & Sains